Tampilkan postingan dengan label De Journey. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label De Journey. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Juli 2011

Korek Api

"Korek api mempunyai kepala, tetapi tdk mempunyai otak, oleh karena itu setiap kali ada gesekan kecil, sang korek api langsung terbakar.

Kita mempunyai kepala, dan juga otak, jadi kita tdk perlu kebakaran jenggot hanya karena gesekan kecil, jadi dgn menggunakan otak, kita dapat mengurangi stress/ amarah.

Sahabat, tahukah anda bahwa untuk setiap detik yg diluangkan dlm bentuk kemarahan, maka satu menit kebahagiaan telah terbuang?

Mari belajar utk mengendalikan diri kita, karena ketika kita bekerja dgn emosi yg stabil kita dpt menyikapi kehidupan dgn lebih arif.

Semua yg dimulai dgn rasa marah akan berakhir dgn rasa malu."

(Benjamin Franklin)

Kamis, 07 Juli 2011

From Glory to Glory

2 orinus 4:16
kita ada dalam zman instant. enak sich, memudahkn segala sesuatunya bagi kita. berkoneksi cepat, informasi cepat, mau kemana enak banget. tetapi bahayanya sifat yang segala ssuatunya cepat terjadi sesuai dengan keinginan kita merembes kepada mentalitas kerohnian kita, kehidupan kita tidak mau lagi mengalami yang namanya PROSES. Kita berkecenderungan menghindar dari padanya. padahal, kalau kita liat orang-orang yang berjalan dengan Allah mereka melewati yang namanya PROSES
Ada beberapa tokoh yang tercatat dalam Alkitab yang dari kehidupan mereka kita menyadari bahwa PROSES adalah bagian dari kehidupan
ada beberapa hal yang kita perlu perhatikan dan lakukan
1. kita minta kekuatan Allah
we must now our source, if we know our condition (batt low), find Ur charger, plug in (2 kor 4:7, Yes 40:31)
2. Alah kita adalah Allah yang kreatif (Kej.1)
diliat dari kitab kejadian, menggambarkan bagaimana KREATIFnya ALLAH kita, setiap harinya Dia menunjukkan kekreatifanNya.
SADARI dan AKUI bahwa IA mempunyai se-JUTA (bahkan lebih) untuk membawa kita masuk dalam prosesnya.
proses adalah alami, tetapi sikap/respon tidak alami (keputusan)
proses adalah sarana, sikap/respon adalah kemudi

Selasa, 03 Agustus 2010

A lesson from Bartimeus

  1. Dia buta secara fisik, tetapi ia memiliki pewahyuan mengenai siapa Yesus
  2. Ia memiliki keteguhan hati yang dicerminkan lewat ketekunan
  3. Straight to the problem

Berbeda dengan orang lumpuh di kolam Bethesda , ia focus kepada kasih karunia

Pada waktu kita dlm lembah kelam, kerapkali kita menyalahkan orang lain, (selalu melihat kebelakang, sehingga

Pd waktu Allah mengulurkan tanganNya, kita tidak bisa melihatnya)

The story of inem (di hamili, ditinggal kabur…sesuatu yang kurang baik kelihatannya)

Tetapi tergantung ditangan siapa….serahkan hidupmu, maka dia akan membuat lurus jalanmu

Suatu kali para murid bertemu dengan orang buta secara lahir, pola pikir mereka tertuju kepada ‘dosa’ siapa ini

Mindset seperti ini akan membawa kita kepada mengasihi diri sendiri dan menyalahkan orang lain,

Berbeda dengan bartimeus

Bagaimana dengan kita…

Pengertian kata buta disini mengandung pengertian tidak bias melihat atau mendiskripsikan benda didepan atau di sekitarnya dengan jelas (saya buta mengenai computer)

Kerapkali kita tidak bisa melihat dengan jelas masa depan kita oleh karena tebalnya awan permasalahan kita

Kebutaan kerapkali bukan saja menyerang indra pengelihatan kita, Alkitab juga mengatakan penyakit ini kerapkali menjangkiti hati dan pikiran kita

Mari kita belajar dari bartimeus ini, ia mengalami Tuhan dalam kehidupannya.

Touch the inward then the out ward will follow


Bertumbuh/pertumbuhan = perubahan

Sesuatu / seseorang dikatakan bertumbuh apabila ada perubahan yang significan dalam area-area tertentu

Pertumbuhan = hidup

Hidup selalu bekaitan dengan perubahan

3 hukum pertumbuhan

Pertumbuhan merupakan serangkaian proses

Pertumbuhan merupakan kehendak dan kerinduan Allah

Pertumbuhan merupakan hasil pertemuan antara kehendak Allah dan kehendak kita

Kunci keberhasilan adalah mengalihkan perhatian kita pada apa yang bisa kita ubah, bukan pada apa yang kita tidak bisa kita rubah (kelahiran, masa lalu, akibat)

Hukum ke-3

Bagian Allah :

Memberikan kemampuan (lewat RohNya)

Memberikan manual guide (Lewat Firman)

Memberikan BLK (Lingkungan, Sesama)

Bagian kita

3 H yang harus kita upayakan

1. Head

2. Heart

3. Hand

H-1 (Head) = Knowledge

- Our knowledge always became the limit expansion of your followers

- Orang bergerak dengan apa yang di tahu

- semakin luas pemikiran kita, semakin luas pengetahuan kita, semakin luas pula daya jangkau kita

- Knowledge about Ourself will brings dignity

- Knowledge about Our God will brings destiny (direction, guidance) through the valley and mountain

- Mengetahui fungsi sesuatu yang ada di dalam atau di sekitar kita mendatangkan keuntungan tersendiri. Minimal bagi kita maksimal bagi orang lain

H-2 (Heart) = Integritas

Integritas menghasilkan Trust (outward benefit)

3 jenis orang

1. orang percaya

2. orang dapat dipercaya

3. orang kepercayaan

Inward benefit = Peace, menghasilkan damai sejahtera

peace isn’t thing but a result

we cannot buy it, but we can gain it through the path of integrity

H-3 (Hand) = Skillfulness

skillfulness seperti magnet, mampu menarik kepercayaan, dan ini adalah awal dari kesuksesan

Karisma akan menarik banyak orang berkumpul di sekeliling kita, tetapi karakter akan mempertahankan mereka tetap berdiri di sekeliling kita

An expert always start from beginner

Take your first step as beginner

The person who never up-grade his skills will live at the past, but the man who always sharp his tools, up-grade his skills/tools, will live at present (not just talking about days but rewards/gifts)

Perumpaan talenta = siapa yang mengusahakan talenta akan memperoleh perluasan

Selasa, 03 November 2009

Hubungan Jarak Jauh (part.2)


sarana yang bisa bikin LLD bisa awet:

1. Kirim cerita kegiatan kamu/perasaan kangen kamu via email (ini ngebantu kamu untuk neken ongkos)

2. telepon pake FREECALL biar kantong kamu ngak tompes terus, kan ngak lucu kalo karena telp sama doi, kamu gak bisa bayar bakso....

3. bikin FaceBook yang cuma kamu ama dia aja membernya..kan asyik...bisa kirim foto dll

4. Dengan membeli web-cam, kamu bisa melepas rindu dengan ber-chatting ria sambil ngeliat wajahnya dan denger suaranya

5. Kirim suprise email/gift (kalo ada dana lebih)

(di adaptasi dari majalah kingdom)

Hubungan Jarak Jauh (part.1)


Trik Love Long Distance awet:

1. Buatlah suatu komitmen kepercayaan tingkat tinggi, karena hubungan Love Long Distance sangat membutuhkan itu

2. Pas jadian, bicarakan dulu segala kemungkinan, risiko, kejadian, untung-rugi. LLD . terbuka dan kasih list nama-nama temen-temen main kamu dan saudara, biar kalo someday dia denger kamu pergi dengan orang-orang tersebut, ngak jadi kesalah pahaman

3. diskusi dengan pasangan kamu tentang: bagaimana kalo nanti rasa rindu menyerang, bagaimana kalo ultah tanpa pacar, hari apa yang kalian jadwalin untuk telp 9jangan sampe karena biaya telp mahal jadi alasan terputusnya komunikasi) dll

4. usahain minimalnya setahun sekali, ada jadwal ketemuan. ini penting sekali agar ikatan rasa sayang bisa terjalin.

(di adaptasi dari majalah kingdom)

Jumat, 23 Oktober 2009

ku b'ri untukMu

Memiliki harta materi, jaminan keuangan, dan hubungan tidak dapat mengisi kehampaan yang dalam dan membingungkan yang menemani kehidupan. Yesus menyadari bahwa rasa lapar yang kuat dalam hati kita dapat menyerah dengan mudahnya kepada keinginan-keinginan yang serakah. Itulah sebabnya Dia memberitahu murid-muridNya untuk “carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu (Mat.6:33)
Segala sesuatu yang anda perlukan sudah menjadi milik kepunyaan anda di dalam Yesus Kristus. Memberikan diri anda kepada-Nya tidak berarti anda akan kekurangan. Namun berarti anda akan memiliki yang terbaik. Ketika kita memberikan diri kita kepada Allah, Dia selalu memberikan lebih sebagai balasan. Namun, kelebihannya itu mungkin tidak termasuk sebuah rumah di pantai, sebuah vila di pegunungan, dan sebuah rumah di tengah kota. Beberapa dari orang yang terbahagia yang pernah saya kenal adalah mereka yang kekurangan, namun kaya secara rohani dan stabil secara emosional, semua dikarenakan mereka telah belajar untuk menempatkan kepercayaan mereka di dalam sesuatu yang tidak akan diambil dari mereka – sebuah hubungan yang penuh kasih dengan Tuhan Yesus Kristus (Lukas 10:42)

Jumat, 21 Agustus 2009

it's Friday



Berbicara hari jumat, teringat akan kematian Kristus. btw, pernahkah kita merenungkan sebuah potensi yang terkandung di dalam sebuah apel? Ragam jawaban yang akan kita dapat, tetapi salah satunya adalah sebuah hutan apel. Ya, kita sekarang sedang berbicara mengenai hukum potensi, tetapi potensi itu berbicara mengenai suatu kemampuan yang masih terpendam, belum nampak.

Masih ada satu proses, dimana lewat proses ini, potensi buah itu menjadi kekuatan yang luar biasa (hutan apel) yaitu KEMATIAN.

Apapun definisi, imajinasi maupun refleksi kita mengenai kematian, saya hendak mengambil salah satu kata yang terlintas dalam benak kita, sewaktu kita mengucapkan kata kematian adalah KETAKUTAN, sesuatu yang inggin dihindari oleh insan manusia.

Tetapi bagi buah apel, itu adalah fase yang harus di lewati guna mencapai pemaksimalan potensi yang ia punya.

Bagaimana dengan kita…

Apa yang sedang kita hadapi….

Kematian apa yang sedang kita hadapi (ego, kedagingan, mimpi,…..bisa kita tambahkan sendiri).

Apabila kita berjalan di track yang benar (sesuai dengan firman)

Memberi respon sesuai dengan Firman (mata tertuju kepada Firman)

Apabila kita berjalan dengan sang Kebenaran itu (Yesus, Allah yang hidup)

Dia ubah ratap jadi tarian, kain kabung di kepalaku…pada waktuNya.

Selamat menikmati potensi maksimalmu

Hadiah Terindah


Hadiah apakah yang paling indah yang pernah anda dapatkan? Benda-benda yang harganya mahal, sebuket bunga mawar dihiasi pita dengan kartu ucapan, kue ulang tahun yang besar, atau kado yang lainnya? Pernahkah anda mendengar cerita seperti berikut. Ada seorang anak kecil yang menyiapkan sebuah kado untuk ayahnya. Lalu tepat di hari ulang tahun, sang ayah membuka sebuah bungkusan besar diikat dengan pita cantik. Setelah kertas kado dibuka, sang ayah melihat sebuah kotak. Tak sabar ia mengkocok kotak tersebut dan menempelkan telinganya. Penasaran ingin tahu kira-kira apa isi kado dari sang anak. Namun, tak terdengar apapun. “Bukalah ayah,”kata si anak. Ayahpun membuka kotak itu, dan dengan perasaan kecewa ia menemukan kotak itu kosong. Tak ada benda atau kartu apapun disana. Dengan perasaan ingin marah karena seperti dipermainkan sang ayah bertanya,”Apa maksudmu memberikan ayah kotak kosong?” Lalu dengan menitikkan air mata si anak berkata dengan terbata-bata, “Ayah, aku memasukkan beribu-ribu cintaku ke dalam kotak besar itu untuk ayah.” Dengan perasaan malu dan terharu sang ayah memeluk anak itu dan berkata,”Maafkan ayah ya, hadiahmu sangat indah dan berharga, ayah sangat mengasihimu nak.” Terkadang kita sebagai manusia memandang pemberian berupa benda-benda adalah hal yang menyukakan hati kita. Kita mengharapkan sebuah pemberian yang besar, berharga menurut ukuran kita, dan nyata. Tidakkah kita tahu ada sesuatu yang jauh lebih berharga dari pada benda-benda tersebut? Yaitu sebuah hati. Ya, hati dengan kasih yang tak terhitung jumlahnya yang kita terima dari orang-orang disekitar kita entah dari keluarga kita, pasangan kita, teman-teman kita, serta yang paling indah adalah hati yang sungguh Tuhan berikan pada kita. Sekalipun mata kita tidak dapat “melihat”nya, tetapi Ia memberikan hatiNya yang tulus dan penuh kasih kepada kita. Terbukti ketika Ia rela dan mau memilih untuk menjadi Bapa kita sehingga kitapun dijadikanNya juga sebagai anak-anakNya. HatiNya sebagai seorang Bapa lebih berharga dari pemberian apapun yang pernah kita dapatkan. Ketika Ia terlebih dahulu memberikan hatiNya kepada kita, kini hadiah apakah yang dapat kita berikan juga kepadaNya? Benda-benda yang super mahal, sebuket bunga yang besar diikat pita emas, kue yang super enak, ataukah yang lebih berharga lagi yaitu loh hati kita?
JBU

Kamis, 20 Agustus 2009

People Need


  1. People are insecure. Give them confidence
  2. People like to feel special. Honor them
  3. People look for better tomorrow. Give them hope
  4. People need to be understood. Listen to them
  5. People lack direction. Navigate for them
  6. People are needy. Speak to their hearts first
  7. People get emotionally low. Encourage them
  8. People want to succeed. Help them win
  9. People desire relationships. Provide community
  10. People seek models to follow. Be an example

Selasa, 07 Juli 2009

You R not alone

Sang pencipta tahu, bahwa salah satu keadaan yang paling membuat manusia tidak nyaman adalah kesendirian. Banyak orang berusaha menghindar dari kesendirian, bahkan tidak jarang mereka menurunkan standart nilai mereka demi yang namanya terhindar dari kesendirian. Guru-guru kita ngajar bahwa manusia diciptakan sebagai makhluk sosial (interaksi). Mau ngelawan teori ibu guru…!!!!

Oleh karena itu, Yesus berkata bahwa kita tidak akan di tinggalkan sebagai yatim piatu, Dia memberikan seorang yang lain bagi dan dalam kehidupan kita. Pribadi itu adalah RohNya itu sendiri…

Pribadi yang dahsyat itu (Pencipta alam semesta, Raja alam semesta, yang mengatur alam semesta) mengambil keputusan untuk tinggal dalam kita..wow kebenaran yang luar biasa.

Seringkali kita merasa sendirian pada waktu kita mengalami dan menghadapi masalah…pemikiran itu keliru..sebab Allah berkata bahwa Ia selalu bersama kita, yang menjadi persoalannya adalah kerapkali focus kita selalu menuju kepada permasalahan melulu, kita tidak pernah mengambil waktu sejenak untuk menoleh ke samping kita…wow Allah berjalan bersama kita

Kebenaran dalam Alkitab mencatat bahwa Dia bukanlah Allah yang pasif, kasihNya membuat Dia bertindak yang terbaik bagi anak-anakNya (saya dan anda yg sedang membaca tulisan ini).

Kekristenan tidak mengajarkan bahwa pada waktu kita mengikut Kristus itu berarti hilangnya dapur-dapur api dalam kehidupan kita. Kekristenan tidak mengajarkan bahwa waktu kita mengikut Kristus itu berarti hilangnya singa-singa dalam kehidupan kita. Kekristenan mengajarkan kita bahwa bagaimana Allah yang berkuasa, berdaulat itu bertindak sesuai dengan kasihNya berintervensi dalam setiap keadaan yang dihadapi oleh anak-anakNya.

Ini merupakan hari ke dua dalam minggu ini, apabila hari yang lalu Allah tolong kita, Ia tetap melanjutkan kasih setiaNya dalam kedidupan kita, Why..karena Dia adalah pribadi yang tidak berubah.

Kebenaran ini menjadi pondasi karang yang teguh, yang mana kita bisa berdiri di atasnya, membuat kita tidak goyah dan tidak meragukan kasih, kuasa, karakter serta hikmat Allah pada waktu menghadapi badai dalam kehidupan kita

Second Chance

Setiap orang dibedakan menjadi 3 apabila dikaitkan dengan kesempatan.

  1. orang yang membuang kesempatan
  2. orang yang dapat memaksimalkan kesempatan
  3. orang yang menciptakan kesempatan

Ada dimanakah kita ?

Bagi orang yang pertama keberhasilan hanya sebatas impian

Bagi orang yang kedua keberhasilan ada di depan mata mereka

Untuk orang yang ketiga keberhasilan merupakan rangkaian yang tersedia bagi mereka

Dalam Alkitab (Kisah Para Rasul), ada seorang tokoh yang pada mulanya ia berjalan dalam track yang benar tetapi di tengah-tengah perjalanan hidupnya ia keluar dari track itu, namanya adalah Markus (Ligts).

Ia membuang kesempatan untuk melayani bersama kedua tokoh yang dipakai Tuhan pada zaman itu (Paulus dan Barnabas), ia meninggalkan mereka di pamfilia dan kembali di Yerusalem. Tindakan ini merupakan tindakan yang fatal yang telah ia lakukan, sehingga dalam perjalanan misi selanjutnya, Paulus dengan tegas menolak mengajak markus bersama dengan dia.

Bagi Markus, pamfilia adalah

Tempat dimana ia ditaklukkan oleh manusia lamanya

Menjadi black record yang menodai track pelayanannya

Dia di blacklist oleh karena itu

Semenjak itu, nama markus tidak tercatat lagi dalam Kisah para Rasul, sepertinya namanya hilang ditelan bumi.

Apa yang menjadi pamfilia kita….apakah kegagalan masa lalu kita menjadi penjara bagi kita?

Nama depan markus adalah Yohanes (The Lord is Grace, God is Gracious)..Allah itu murah hati. Dan selalu disebutkan Yohanes di depan nama Markus

Ini memberikan pengertian tersendiri dalam perenungan saya. markus menaruh nama Yohanes didepan namanya. Ia menaruh kasih setia Tuhan dalam kehidupannya.

Demikian juga dengan kita kita harus menaruh kemurahan dan kebaikan Tuhan berjalan di depan kehidupan kita. Kita harus mengenakan kacamata kemurahan Tuhan dalam kehidupan kita. Kemurahan Allah adalah prioritas utama dalam kehidupan kita. Tanpanya kita tidak dapat hidup. Markus mengerti bahwa hanya den gan kemurahan Tuhan saja dia dapat hidup.

3 tahun kemudian, nama markus kembali muncul dalam kolose 4:10, tercatat bahwa Paulus, merekomendasikan Markus kepada jemaat di kolose..WOW ini adalah kasih karunia. Markus mendapat SECOND CHANCE, bahkan ia menulis salah satu injil (kitab markus), he became HISTORY MAKER……

Pamfilia tidak lagi mengusik dirinya, karena dia hidup oleh kemurahan Tuhan.

Runtuhkan benteng “PAMFILIA” dalam kehidupan kita dengan menaruh KEMURAHAN TUHAN sbg prioritas hidup kita.

Senin, 06 Juli 2009

I love Monday

This is the first day. Kerapkali banyak orang mengeluh dan kurang bersemangat memasuki hari senin. Banyak sekali argument mereka, tetapi mau tidak mau kita harus hadapi. Dalam kisah awal kitab kejadian, kita melihat bahwa bumi belum berbentuk dab kosong, bahkan “SEM’RAWUT” (buka kamus bahasa tagalok).

Di awal hari kita, di awal minggu ini, kesem’rawutan apa yang sedang kita hadapi ? pekerjaan, rumah tangga, market place, kesehatan, anak-anak ……………….(kita boleh isi titik-titik itu dengan pilihan kita sendiri).

Kabar sukacitanya adalah ALLAH tidak pernah tinggal diam atas perkara itu (kesem’rawutan). Ia bertindak atasnya. Bahkan ia menjadikan terang dan memberi nama atas kegelapan.

Tindakan Allah menjadikan terang memberikan pengertian bagi saya bahwa kita tidak akan pernah bisa menghindar dan lari dari masalah, justru lewat masalah itu Allah menyatakan hikmatNya (solusi, jalan keluar) bahkan kita melihat dan mengalami karya atau tangan Allah nyata dalam kehidupan kita.

Bahkan Allah menunjukan kuasaNya atas kegelapan (sebab ia menamainya). Dalam Perjanjian Lama dan Baru, kita bisa lihat demontrasi kuasa Allah atas alam semesta. Badai diteduhkanNya, raja yang berkuasa (fir’aun) ditundukkanNya, kebuntuan (laut merah) di buatNya jalan baru, hal yang pahit (mara) dubuatnya menjadi manis, kekurangan di jadikan kelimpahan (air anggur, minyak janda sarfat), dan masih banyak lagi…….

Dari sini kita dapat melihat ternyata kata depan dari MIRACLE adalah CHAOS (sem’rawut).

CHAOS apa yang sedang kita hadapi..? berdiri di atas firman, tetap nantikan pertolonganNya. Ia bersegera menggenapi perjanjianNya

I Love Monday. Miracle is our’s

Kamis, 02 Juli 2009

Menguatkan Kepercayaan

Tuhan tidak pernah menyerah dengan kita. Ada banyak hal yang seringkali membuat kita tidak setia, tapi Tuhan tidak menyerah. Dia berikan yang terbaik buat hidup kita. Ketika kita datang untuk menyembah Tuhan, detik itu juga Bapa langsung memeluk kita. Seperti seorang Bapa yang setiap hari menanti-nantikan anak bungsunya pulang. Bapa tidak pernah menyerah. Dia tunggu setiap hari sampai anaknya pulang. Hingga suatu hari si bungsu pulang dalam keadaan kotor, compang camping dan penuh dengan perasaan bersalah atas perbuatan yang ia lakukan. Apa yang Bapa lakukan? Ia berlari menyongsong anaknya, memeluknya, menciumnya, memberinya pakaian yang baru dan bahkan mengadakan pesta

Nah itulah gambaran dari pihak Bapa. Bagaimana dari pihak kita?

MENGUATKAN KEPERCAYAAN KEPADA TUHAN

1 Sam 30:1-6

Daud menghadapi persoalan demi persoalan dengan begitu bertubi-tubi. Belum selesai persoalan yang satu, sudah muncul persoalan yang lain. Di tengah-tengah keadaan yang terjepit, Daud menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan.

Apakah yang dimaksud dengan menguatkan kepercayaan kepada Tuhan?

Yaitu bertindak dengan sengaja untuk setuju dengan semua yang Tuhan lakukan dalam kehidupan kita apapun keadaannya.

Ditengah-tengah badai kehidupannya Daud tidak menyalahkan Tuhan, namun Daud menguatkan kepercayaan kepada Tuhan. Daud dengan sengaja menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan. Mentalitas seperti ini yang harus ada dalam kehidupan kita.

Bagaimana Cara Menguatkan Hati Kita?

  1. Menaruh perasaan kita di bawah kehendak Allah

Ada orang-orang yang memasuki tahun 2009 namun dengan membawa kondisi hati 5 tahun silam. Perasaan kita begitu mendominasi dan akhirnya jadi penghambat bagi rencana Allah

2 Sam 12:16-25 >> Daud berpuasa selama 7 hari memohon kesembuhan untuk anaknya. Setelah lewat 7 hari, anak Daud meninggal. Lalu Daud bangkit, ia mandi dan makan. Daud tahu rencana Allah. Ia sujud menyembah Tuhan. Daud menaruh seluruh perasaannya di bawah kehendak Tuhan

  1. Jangan pernah keluar dari habitat kita yang sesungguhnya

Ikan itu habitatnya di air. Begitu ikan dikeluarkan dari air, ia pasti mati. Kita pun mempunyai habitat. Ingatlah saudara ketika anda menghadapi masalah, jangan pernah melarikan diri dari habitat anda.

Mari simak kisah diHakim-hakim 20:14-16

Ada 700 orang pilihan yang kidal dimana setiap orang tersebut dapat mengumban dengan mahir. Mengapa mereka begitu mahir? Ternyata mereka ini tidak terlahir kidal sebenarnya.Namun mereka adalah tentara yang cacat. Tangan kanan mereka tidak berfungsi dengan baik. Dalam hukum perang, harusnya mereka ini kena diskualifikasi, tidak boleh ikut berperang karena mereka cacat. 700 orang ini tidak serta merta pasrah dan menyerah. Mereka tahu habitat mereka. Mereka adalah para tentara. Mereka tidak mau mati sebagai petani, peternak atau yang lain, mereka hanya ingin mati sebagai seorang tentara. Apa yang mereka lakukan? Mereka melatih tangan kiri mereka sedemikian rupa sehingga mereka menjadi sangat mahir dan gagah perkasa.

Saudara, ayo sungguh-sungguh melihat rencana Tuhan dalam hidupmu. Jangan gampang terpuruk. Taruh perasaanmu di bawah kehendak Tuhan. Kau harus tajam melihat rencana Allah dalam hidupmu. Jangan gampang untuk menyerah.

Akhirnya segala kemuliaan hanya bagi Tuhan..
Ps.Judy Koesmanto

Senin, 06 April 2009

Menghadapi Kehilangan


Bila Anda siap MENDAPATKAN, sudahkan Anda juga siap KEHILANGAN ?

Memang, ada beragam cara menyikapi kehilangan. Dari mulai marah-marah, menangis, protes pada takdir, hingga bunuh diri. Masih ingatkah Anda pada tokoh-tokoh ternama, yang tega membunuh diri sendiri hanya karena sukses mereka terancam pudar? Barangkali kisah yang saya adaptasi dari The HealingStories karya GW Burns berikut ini, dapat memberikan inspirasi.

Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya sandang dan pangan. Anak anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.

Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya. "Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok," gerutunya kecewa.

Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank.

"Sebaiknya koin ini Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno," kata teller itu memberi saran.

Lelaki itupun mengikuti anjuran si teller, membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar. Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang. Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu. Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu. Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju.

Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang. Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur. Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, "Apa yang terjadi? Engkau baik saja kan? Apa yang diambil oleh perampok tadi? Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, "Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi".


Renungan :
Memang, ada beragam cara menyikapi kehilangan. Semoga kita termasuk orang yang bijak menghadapi kehilangan dan sadar bahwa sukses hanyalah TITIPAN Allah. Benar kata orang bijak, manusia tak memiliki apa-apa kecuali pengalaman hidup. Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?

(anonim)

Senin, 23 Maret 2009

Faith Journey

Kebiasaan yg normal apabila seseorang hendak melakukan sebuah perjalanan, ia akan mempersiapkan keperluaannya dan memasukkannya ke dalam sebuah koper. Jumlah dan ragam barang yang ia bawa tergantung berapa lama perjalanan yang ia rencanakan.

Faith Journey merupakan perjalanan yang batas waktunya unlimited (sampai kita pulang ke rumah Bapa).

So ada beberapa perlengkapan yang kudhu en wajib kita bawa dalam tas/ransel kita:

  1. Charger

Mengembangan suatu gaya hidup dependen (selalu bergantung) kepada Allah, adalah gaya hidup kerajaan. Dalam 3,5 tahun, Tuhan Yesus mempraktekkan dan mengajarkan pola hidup ini. Bukan saja produktivitas hidup (kemaksimalan hidup) yang akan di hasilkan, tetapi juga fresh direction yg up-date kita akan peroleh apabila kita tetap plug-in di dalam Dia.

  1. “Mercy” soft drink

Hidup kita dibungkus oleh kasih karunia. Hidup kita diawali dan diakhiri oleh kasih karunia. Kasih karunia bukan saja berbicara mengenai sesuatu yang tidak pantas dan layak kita terima tetapi kita menerimanya, tetapi juga berbicara suatu kemampuan ilahi yang Allah berikan untuk memampukan kita melakukan apa yang Tuhan Yesus perintahkan. Lewat kasih karunia, kita akan melihat apa yang tidak pernah kita lihat, dengar bahkan renungkan dalam hati kita, TUHAN buat itu jadi dalam kehidupan kita.

  1. GPS “EXIT”

Dalam Faith Journey, kita selalu akan bertemu dengan masalah, tetapi Allah selalu menjamin dengan karakterNya (Ia adalah Allah yang setia dan tidak pernah berubah), dengan selalu memberikan jalan keluar bagi setiap permasalahan yang kita hadapi. Dia adalah JALAN…selalu ada jalan di dalam Yesus, karena Dia sendirilah jalan itu.

Adakah 3 hal itu belum kita masukkan ke dalam tas/ransel kita hari ini, kalo belum….cepat masuk ke dalam Tahta kasih karunia, dan minta kepada Bapa sang sumber supaya kehidupan kita diperlengkapi.

Selamat menikmati Firman

Senin, 23 Februari 2009

Si Tanah Liat

Suatu kali aku diajak ke tempat seorang pembuat tembikar, si sana aku melihat bahan dasar tembikar itu adalah tanah liat. Dia mengambil segumpal tanah liat lalu membentuknya, setelah membentuknya dia lalu membakarnya dan menjemurnya….ups panjang bengetz….setelah selesai, dia mengamat-amati hasil karyanya…kalau ia dapati kurang sempurna, maka dia memecahkannya dan “mendaur ulang” tembikar itu (melewati proses yg sama), tetapi kalau kedapatan sempurna, maka tembikar itu memasuki finishing touch. Dan di pajang di etalase en dibandrol (diberi harga)atau di tempatkan ruang tamunya yang digunakan sebagai hiasan, sesuatu yang dibanggakan atau dipamerkan kepada tamu-tamunya.
Upz….si tanah liat yang dulunya tidak dipandang (karena kurang berharga), selalu diinjak-injak orang, dan tempatnya selalu di luar rumah berubah STATUS SOSIALnya, berubah DIGNITY(gambar diri)-lower became higher- dan DESTINY -outsider became lander possession-(tujuan hidupnya)nya
Tetapi kesemunya itu ter-upgrade oleh sebuah proses, dan itu bukan satu kali proses, tetapi SERENTETAN PROSES….serentetan masa-masa sukar, serentetan masa-masa tidak menyenangkan dalam kehidupan kita.
Kita melihat kisah Yusus (kej. 39), ia mengalami serentetan masa sukar, tetapi ia memberikan respon yang benar terhadap masa sukar (proses situ), ia tidak lari, bahkan ia menyebutnya sebagai tangan kasih Allah menuntunnya masuk dalam kemuliaanNya (rencana dan kehendakNya)
Serentetan peristiwa apa yang sedang mengganggu perjalanan kehidupan kita…?
Mari singkapi hal itu dengan benar, miliki kapasitas hati yang besar untuk mau di Up-grade oleh Tuhan.
Sampai genap waktunya, maka kita akan melihat bahwa kesemuanya itu mendatangkan KEUNTUNGAN bagi kita.
Selamat menikmati Firman