Tampilkan postingan dengan label de message. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label de message. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Februari 2012

be FREE

"dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu" (Yohanes 8:23)
Suatu kata yang sangat "powerful" sekali, dikatakan bahwa kemerdekaan seseorang dikaitkan dengan apa yang ia tahu (pola berpikirnya).
seseorang prnah berkata, sejauh mana pola pikir orang tersebut sejauh itu pula lebar dunianya.
kata kunci yang berkaitan dengan kemerdekaan di sini adalah kata "tahu". kata ini menggunakan kata "ginosko". Sebuah pengenalan yang dikaitkan atau diilustrasikan seperti hubungan suami istri. sebuah pengenalan yang bukan saja mengisi "otak" kita, tetapi pengalaman. ini yang saya sebut "mengalami Tuhan". mengenal Allah lewat buku-buku, itu baik, mengenal allah lewat khotbah, itu juga baik, tetapi itu belum cukup. mengenal Allah dari sebuah pengalaman pribadi dengan Allah, itu yang Dia mau dalamkehidupan kita, karena KEBENARAN itu bukanlah sebuah kalimat atau kata-kata tetapi KEBENARAN adalah SESEORANG/PRIBADI, he want to know you and me personaly. hal ini yang memerdekaan.
diperlukan dua kualitas untuk membentuk pengetahuan jenis ini.
1. Tetap dalam Firman
terjemahan lain dikatakan , terus-menerus di dalam Firman. Kata ini mengindikasikan bahwa dalam kehidupan kita mengiring Yesus. kita akan melangkah pada kehidupan yang berpotensi untuk melangkah keluar dari firmanNya. Yesus berkata teruslah tinggal dalamNya, terus dan tetap percaya bahwa hanya dalam NamaNya kita akan melihat pertolongan yang terbaik. pengetahuan bahwa Allah itu baik akan membawa kita untuk bebas menyerahkan setiap keputusan kepada Allah, karena Dia tahu yang terbaik bagi kehidupan kita
2. Murid-muridKu
kata murid selalu dikaitkan dengan belajar. kualitas yang kedua yang membentuk pengenalan ini adalah rasa yang lapar akan Dia. kehidupan kekristenanbukanlah sebuah titik, tetapi sebuah perjalanan, dimana pengenalan akan Allah itu berjalan seumur hidup kita. kepribadian Dia tidak akan pernah kita selami bahkan kita tampung dalam "otak" kita. setiap hari selalu baru...ada saja pelajaran-pelajaran yang Dia berikan dalam kehdiupan kita. mengambil sikap hati seorang murid. apabila kita mengambil sikap hati untuk tidak mau belajar lagi, tidak mau dibentuk lagi, maka kita akan selalu mengandalkan berkat yang kemaren..ingat...keberhasilan tempo doloe bisa menjadi penghalang terbesar kita meraih dan menikmatikeberhasilan kita hari ini.
God Bless Ur journey

Rabu, 04 Januari 2012

2012

Tahun ini adalah tahun utuh, komplet, kesembuhan, pemulihan.

Allah selalu mengajak dan membawa kita dari kebaikan menuju kepada kebaikan (karena itulah sifatNya).

Dalam perjumpaan Petrus dengan Yesus ketika dia sedang berada di perahunya. Yesus mengajak dan mengarahkan dia kepada new hope, new expectation (bertolaklah ke tempat yang dalam, tebarkan jalamu)

Beyond his expectation_jauh melampaui apa yang diharapkan, That Jesus did for us (Yesterday, Today, and Future)

So come on, langkahkan kaki kita kepada firmanNya dengan semangat New Hope, New Expectation in our Family, Office, Market Place, Study, Wealth, Health, etc

Rabu, 13 Juli 2011

Be AGILE (2)

Nah part ke dua ini kita masuk lebih dalam nie…

Di gambarkan dalam terjemahan AMP bible, gerakan musuh menjadi 4 :

  1. Membuat rasa tidak nyaman
  2. Menyerbu
  3. Menembaknya
  4. Menganiaya

Ini adalah step-step yang di lakukan oleh musuf Yusuf. Musuh yang dia ha

dapi bukan semakin lama semakin “mengendor” perlawanan mereka, gradenya semakin lama semakin naik. Levelnya semakin lama semakin sulit.

Musuh apa yang sedang kita hadapi, apakah kita ada di posisi 1, atau 3 ?..ayat selanjutnya dikatakan bahwa Panahnya tetap Kokoh…

Berbicara panah itu berarti berbicara tentang senjata, alat menyerang, alat untuk berperang.

Yang saya dapatkan mengenai panah ini lebih berbicara pada FIGHTING SPIRIT.

Walaupun Yusuf menghadapi musuh yang semakin lama semakin kuat, tetapi tidak mengendorkan FIGHTING SPIRITnya, dikatakan FIGHTING SPIRITNYA tetap KOKOH

Dunia semakin menantang kehidupan iman orang percaya. Kita tidak bisa untuk mensortirnya atau mengatur kapan mereka datang dalam kehidupan kita, tetapi yang terpenting di sini adalah kita tetap menjaga FIGHTING SPIRIT kita.

Belajar dari kehidupan Yusuf, terutama dalam ayat ini, dikatakan bahwa letak keberhasilan Yusuf dalam menjaga FIGHTING SPIRITnya adalah terletak kepada Sang Pribadi yang menyertai kehidupannya.

Dikatakan bahwa Lengan tangannya tetap kuat, lincah. Oleh karena…..

The MIGHTY God with Him, Sang Maha KUAT bersama dengan Dia.

Yusuf bersandar kepada Allah, yang diperkenalkan kepada kita bahwa tidak ada kekuatan yang sebanding dengan Dia, segala kuasa takluk dan tunduk kepadaNya. Baik yang diatas dan dibawah bumi.

Inilah letak kekuatan kita sebagai GerejaNya. Kata Christian apabila diambil kata CHRIST menjadi AN..(sebuah awalan untuk benda). Kekristenan apabila tidak melibatkan Kristus di dalamnya di pastikan akan menjadi MATI, tidak ada gairah, tidak lincah (tidak ada kehidupan).

Ayat selanjutnya, dikatakan Gembala gunung batu Israel

Yakub menggambarkan Pribadi MahaKuat itu sebagai Gembala, ini merujuk kepada suatu hubungan yang sangat dekat. Dikatakan dalam alkitab bahwa Seorangg Gembala mengenal domba-dombahnya, ia menjaganya, melindunginya bahkan dengan Nyawanya sendiri.

Di sini kita mendapatkan bahwa, kita bisa berbaring dalam kasih Allah dengan tenang, walaupun musuh mengejar bahkan menyerang kita, tetapi kita percaya kasihNya melindungi bahkan menjaga kehidupan kita.

Be AGILE…why….Coz God Almighty with us, love us and do and give the best for us…COMPLETE mas….

Be AGILE (1)

Walaupun pemanah-pemanah telah mengusiknya, memanahnya dan menyerbunya, namun panahnya tetap kokoh dan lengan tangannya tinggal liat, oleh pertolongan yang Mahakuat pelindung Yakub, oleh sebab gembalanya Gunung Batu Israel. (TB)
Musuh menyerang dengan sengit, mengejarnya dengan busur dan panah (BIS)
Pemanah-pemanahnya telah membuat dia tidak nyaman, menyerang, menembak dan menganiayanya (terjemahan bebas Amp)
Bulan ini mempunyai tema be AGILE, dan ayat yang menjadi rujukannya adalah Kejadian pasal 49.
Pasal ini mencatat berkat Yakub untuk anak-anaknya. Dan petikan ayat yang kita ambil adalah berkat Yakub atas Yusuf.
Arti kata agile adalah gesit, cekatan. Merujuk kepada ayat referensi itu, ada beberapa nilai yang kita dapatkan untuk mengerti rencana Tuhan atas kehidupan kita sepanjang bulan ini
Dikatakan Yusuf sedang menghadapi musuh-musuhnya (para pemanah, ahli panah)
Dari sini kita dapatkan, Yusuf berbicara tentang gereja Tuhan, yang mana kita mengerti bahwa kehidupan kekristenan tidak pernah lepas dari peperangan, tantangan, halangan.
Hidup selalu berbicara tentang tantangan, tanpa tantangan kehidupan kita akan berjalan stagnasi.
Kata selanjutnya dikatakan bahwa musuh yang dihadapi adalah para pemanah, bahkan terjemahan lain dikatakan mereka adalah AHLI MEMANAH.
Musuh yang dihadapi bukan “tingkatan level rendah”, tetapi dikatakan para ahli. Hal ini memuat kebenaran yang luar biasa. Untuk menghadapi musuh yang berbahaya harus dipilih seseorang yang special, ahli menghadapinya….hal ini memberikan kita kekuatan yang luar biasa, musuh mengaggap kita adalah lawan yang tangguh, lawan yang tidak boleh dianggap enteng, remeh.
Kerap kali kita menghadapi sebuah permasalahan dengan menganggap enteng diri kita, meremehkan diri kita. Tidak perduli orang lain meremehkan kita, tetapi kita harus sepakat dengan Firman Tuhan. Tuhan dan musuh kita tidak setuju dengan orang-orang yang menganggap kita tidak bisa apa-apa…..
WITH GOD, we are SomeThing…….
We,…You and I Matter….coz of HIM

Kamis, 07 Juli 2011

Hophni dan Phinehas

Hophni artinya fighter, professional boxer, prizefighter
alkitab mengijinkn kita untuk marh (karena itu adalah bgin daripada emosi kita, dan kondisi emosi tersebu harus diliht dalam kapasiatas dan konteks tertentu), tetapi apabila itu dijadikan sebagai sebuah gaya hidup, bahkan mengarah pada profesi...wah NGAK KINGDOM BANGET
lebih parahnya lagi, kehidupan pola seperti ini dilakukan oleh pribadi yang dikenal sebagai imam.
kita tahu bersama bahwa salah satu tugas imam adalah melepaskan berkat bagi umat. tangan mereka seharusnya dilepaskan untuk memberikan berkat, tetapi bagaimana dengan Hopni. Nama mewakili karakternya, ada kemungkinan kehidupannya berpadanan dengan namanya.
1 petrus 2:9, mengajarkan kepada kita bahwa semua yag percaya kepadanya adalah imam, dalam status itu ada sebuah tanggung jawab bagi kita semua.
dalam bagian lain juga disinggung bahwa kita harus menyerahkan seluruh anggota tubuh kita sebagai alat kebenaran. Hophni mengajarkan kepada kita sebagai seorang imam, pergunakan tangan kita hanya untuk melebrkan kerajaanNya. kita tahu bersama bahwa hophni kehidupannya tidak mencapai puncak kesuksesan, bahkan Allah menentang kehidupannya.

bagaimana dengan saudaranya Phinehas
professi Phinehas sama dengan Hophni, mereka adalah imam.
arti kata phinehas adalah mouth of brass, mulut yang terbuat dari tembaga.
kata tembaga dalam Alkitab merujuk kepada symbol hukumankutuk (Imamat 26), logam yang digunakn dalam level terendah (emas, perak, tembaga)
apa jadinya apabila dari mulut sang imam adalah kutuk tau perkataan-perkataan yang bersifat menghina tau merendahkan. Alkitab mengatakan bahwa setiap kata-kata yang sia-sia harus dipertanggungjawabkan, janganlah ada perkataan yang kotor keluar dari mulutmu (mengenakan manusia baru)
Kisah ini mengajarkan kepada kita, bahwa kita mempunyai tanggungjawab atas tangan (berbicara pekerjaan, kehidupan) dan mulut (hati), tetap dipenuhi dengan kebenaran
God Bless Ur day

Selasa, 21 Desember 2010

fruitful

ada tiga tingkatan Fruitful

1. berbuah
Yohanes pembaptis berkata hasilkanlah buah sesuai dengan pertobatanmu. ini adalah panggilan dasar kita sebagai warga kerajaan. dalam bagian lain dikatakan bahwa baiklah hidup kita berpadanan denga injil. ini merupakan tuntutan bagi setiap warga kerajaan yang diminta oleh baik orang percaya maupun non-percaya. berbuah disini lebih ditekankan kepada perubahan hidup yang menga
rah kepada Kristus

2. Berbuah lebat
dalam terjemahan amp (Yoh 15), kita temukan disana menggunakan kata kaya akan buah. ragam buah kita. saya mencoba mengkorelasikan dengan talenta atau fungsi kita dalam kerajaan. bukan hanya perubahan karakter, tetapi disini kita melangkah lebih dalam lagi, yaitu melayani Raja dan KerajaanNya, memperluas dan menegakkan..setiap kita dipanggil menjadi sebuah pengurus dalam kerajaanNya. Paulus buykan hanya berkata kepada Timotius untuk hidup menjadi TELADAN, tetapi juga untuk MENGOBARKAN KARUNIA uang ia dapatkan. ini adalah panggilan universal kita sebagai warga kerajaan...KOBARKAN KARUNIA KITA

3. Buah yang ekselen
Berbuah dalam kuantitas itu bagu, tetapi belum cukup. firman Tuhan berkata, hendaklah hidup kita sempurna seperti Bapa di Surga sempurna. kita dipanggil dari kesempurnaan menuju kepada kesempurnaan. mari hasilkan yang BERKUALITAS, bukan buah yang asal-asalan, tetapi benar-benar berkualitas. sesuatu yang berkualitas itu langka, tetapi mahal harganya. mari sodara, kita beranjak samapi pada level yang ke-3 ini. be ekselen

Multiply

menutup tahun ini, tema yang didengungkan adalah multiply.
iini adalah salah satu goal kita dalam kerajaan. paulus memberikan statement bahwa apabila dia diberi kesempatan untuk hidup maka dia harus memberikan buah, ini menjadi inspirasi bagi setiap kita warga kerajaan.
ada beberapa kebenaran yang perlu kita renungkan dalam bulan multiplikasi ini.

Kebenaran yang pertama adalah.. Allah memberkati kita, guna bermultiplikasi
sorga mendukung kita untuk bermultiplikasi, tidak ada berita sukacita lebih daripada ini, kemampuan kita sebagai manusia terbatas, tetapi apabil
a kita di BACK-up oleh SORGA, itu lain ceritanya. Allah yang kita sembah bukan hanya menyakan kerinduaanya bagi kita, tetapi Dia bekeja bersama dengan dan didalam kita untuk menggenapi rencanaNya, yaitu multiplikasi

Kebenaran yang kedua adalah..benih itu harus jatuh, mati dan dikubur..barulah ada multiplikasi
tentunya kita paham mengenai hukum sinergi (1+1 memiliki potensi menghasilkan 100 atau lebih), hutan apel, dimulai dengan sebuah benih apel (1 biji apel) yang relah untuk jatuh, mati dan dikuburkan...lalu itu menjadi cikal bakal satu pohon apel, lalu merambat menjadi hutan apel. kesemuanya berangkat dari jatuh, mati dandikuburkan. sorga harus DEAL dengan kedagingan kita, apakah kita mau "jatuh, mati dan dikuburkan". alkitab mengatakan, tidak mungkin manusia hidup dalam daging menyenangkan TUhan, tetapi hiduplah (berilah dirimu) dipimpin oleh Roh Allah, oleh Firman

biarlah dua kebenaran ini menjadi perenungan untuk bulan multiplikasi ini..

Senin, 02 Agustus 2010

Enlarge

1 Tawarikh 4:9-10

Ay. 9 Yabes lebih dimuliakan daripada saudara-saudaranya Nama Yabes itu diberi ibunya kepadanya sebab katanya katanyaaku telah melahirkan dia dengan kesakitan

Ay. 10. Yabes berseru kepada Allah Israel, katanya Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan Memperluas daerahku dan kiranya tanganMu menyertai aku

Dan melindungi aku dari pada malapetaka, sehingga Kesakitan tidak menimpa aku

Dan Allah mengabulkan permintaan itu


masa lalu tidak akan memepengaruhi masa depan.

apa yang kita alami sekarang juga tidak akan mempengaruhi masa depan.

yang mempengaruhi masa depan kita adalah respon hati kita, keputusan kita hari ini.

bagi seorang Yabes, PROMOSI adalah sebuah mimpi yang terlalu jauh di angkasa. tetapi ia tidak menyimpulkan kehidupannya dengan masa lalu dan apa yang ia alami, ia memegang kesimpulan kehidupannya menurut PRIBADI yang menciptakannya.

ay. 9, adalah sebuah kebenaran yang mengubahkan.

dari sini kita bisa melihat bahwa kesimpulan ALLAH, kerapkali berbanding terbalik dengan dunia mengenai pribadi dan masa depan.

kegagalan apa yang sedang kita alami, tetap memegang kesimpulan Allah bahwa segala sesuatu mendatangkan kebaikan

penolkan apa yang sedang kita hadapi, tetap memegang kesimpulan Allah, bahwa engkau sangat berharga dimataNya

jadikan kesimpulan Allah menjadi kebenaran yang selalu bergaung di hati dan pikiran kita.

ENLARGE

Blossom

BLOSSOM

Isaiah 27:6

In days to come Jacob will take root Israel will bud and Blossom and fill all The world with Fruit (NIV)

Rencana Allah bagi setiap kita untuk bulan ini adalah Memenuhi tempat dimana kita berada dengan nilai-nilai kerajaan Allah

What kind of fruit ?

LIGHT

Loyalty

Integrity

Generosity

Humility

Truth

HOW

1. Jacob will take root

Kolose 3:5-8 :- Matikanlah, - Buanglah

Jacob

Percabulan, kenajisan, Hawa nafsu, Nafsu jahat, Keserakahan

Yakub adalah gambaran manusia lama

Kesemuanya mendatangkan murka Tuhan

Sadarilah bahwa kita adalah anak-anak kerajaan Terang

2. Israel take root

Kolose 2:6-7 :Berakar di dalam KRISTUS, Dibangun di atas KRISTUS

Flourish

Bulan lalu, kita mengawalinya dengan Grow, setelah grow layaknya tumbuhan diharapkan adanya buah atau bunga

Demikian juga dalam kehidupan kita, Allah merindukan hidup kita maksimal (hidup yang menggenapi kehendak Tuhan)

Orang benar akan bertunas seperti pohon kurma, akan subur seperti pohon aras di libanon, mereka yang ditanam di bait Tuhan akan bertunas di pelataran Allah kita (Mzm 92:12-14)

Planted in the house of the LORD, they will flourish in the courts of our God, They will still bear fruit in old age, they will stay fresh and green (NIV)

Kita bias lihat di dalam ayat tersebut, rencana Tuhan buat setiap dari kita adalah Flourish, bear fruit, stay fresh and green

Rencana Allah selalu yang terbaik bagi kita, tetapi kerapkali tidak tidak bisa menikmati rencana Allah karena kita tidak mengeri pola/cara kerja Allah bagi dan dalam kehidupan kita.

Allah memberikan pelajaran kepada kita untuk kita belajar dari cara pertumbuhan pohon ara, sebab dengan cara itulah kehidupan kita akan di bawa

Hal yang kedua, apapun yang terjadi tetap tertanam di pelataran Allah, sebab di pelataran itu (dalam hadiratNya, segala sesutau yang kita perlukan ada di sana, pada waktu kita mengalami pertumbuhan seperti pohon ara)

Pengertian mengenai proses saja kurang cukup, ada beberapa sikap hati yang perlu kita kembangkan

  1. Mengetahui gambaran besar
  2. Memandang kesulitan sebagai tantangan
  3. Mengenal titik krisis kita
  4. Mengatur prioritas hidup kita
  5. Find the right community

Jumat, 30 Juli 2010

GROW IN CHARACTER

Setiap daripada kita, pastilah mengharapkan apa yang namanya pertumbuhan. Karena itu menggenapi salah satu syarat dikatakan kita atau apa yang kita lakukan hidup.

Kita seorang pelajar dan mahasiswa mengharapkan adanya pertumbuhan dalam study kita, sebagai seorang pekerja kita mengharapkan pertumbuhan dalam karier kita, sebagai orang tua kita mengharapkan pertumbuhan alamiah dari anak-anak kita.

Bagaimana dengan Allah kita? Pernahkan kita mencoba bertanya kepada Pencipta kita, Dia mau kita bertumbuh dalam hal apa? Apa yang perlu kita perhatikan pertumbuhannya dalam kehidupan kita?

Jelas sekali Allah merindukan setiap kita, anak-anakNya bertumbuh dalam karakter ilahi, keserupaan dengan Kristus, anakNya yang tunggal adalah harapan dari pada Allah kita.

Apakah pernah kita meluangkan waktu untuk introspeksi, apakah area karakter kita pernah di “teliti”?

Apa standart / kualifikasinya dikatakan bertumbuh atau tidak….

Kristus adalah patokannya, yang diperjelas dengan buah-buah Roh Kudus (Galatia 5)

Sebagai kerinduaan Allah , Allah bukan hanya berpangku tangan, tetapi Allah membantu kita dalam pertumbuhan itu.

Allah telah memberikan yang terbaik, yaitu RohNya dalam kehidupan kita, dimana kita dimampukan dalam setiap kondisi

Allah telah memberikan buku petunjuknya, yaitu Alkitab. Di sini, kita mendapatkan arahan apa yang harus kita lakukan

Bahkan Allah bukan hanya memberikan tetapi menyeleksi lahan terbaik untuk melatih dan memaksimalkan potensi kita. Allah telah menyeleksi paket terbaik apa yang akan kita hadapi. TUJUANNYA jelas untuk keuntungan kita

Yupz…..

Sekarang tinggal bagaimana kita berespon…

Ada tiga hal yang adalah bagian kita, untuk bagaimana kita memberikan respon yang benar dalam menghadapi paket yang diberikan bagi kita

1. Head-up

Kepala yang selalu melihat ke atas. Ini memiliki pengertian bahwa keputusan yang kita ambil untuk selalu meng-update hubungan kita. Ini berbicara mengenai hubungan. Pada waktu kita mendapatkan paket yang aneh, tidak menyenangkan, dan kita berkata ini paketnya orang lain. Kita harus bertanya kepada si ‘pengirim’ paket itu, yaitu Allah. Jangan salah mengerti di sini, kata pengirim itu dalam konteks Allah mengijinkan setelah melalui proses seleksi (kisah ayub)

Komunikasi meminimalkan keletihan rohani kita.

Mengerti tujuan dari apa yang kita hadapi, menjadi kekutan tersendiri bagi kita untuk melewati bahkan menjadikan momentum untuk kita bertumbuh dalam Tuhan

2. Heart-up

Alkitab mencatat paling susah kalo kita bertemu dengan seorang yang bernama BEBAL, apa saja yang kita berikan, walaupun itu yang terbaik bagi dia, dia tetap saja dengan pendiriannya. Dia merasa dirinya sudah paling benar, dan yang lain salah.

Hati yang selalu di arahkan ke atas ini lebih banyak berbicara hati yang selalu siap dibentuk.

Adalah baik apabila seorang petani, hendak menabur benih ia mengairi tanah dengan air, dan membajaknya

Seringkali kita mengalami air 9sesuatu yang menyegarrkan) kita mau menerimanya, tetapi ada kalanya, air itu berhenti dan berganti bajak. Tanah itu di injak-injak dan bajak, dibalik-balik, bentuknya berubah…ini adalah sebuah rangkaian proses. Kita tidak bias menerima paket awal, tetapi kita menolak paket akhir. Kalo kita menolak paket akhir, maka kita tidak akan mengalami yang terbaik dari Tuhan.

Mari berikan kondisi hati yang baik untuk ditanam oleh Firman Tuhan, sehingga benih itu dapat bertumbuh dan menghasilan buahnya dalam kehidupan kita

3. Hands-up

Sepakat adalah kata awal yang harus keluar, bilama dua orang sedang berjalan. Demikian juga kita dengan Tuhan, sepakat dengan Dia (Firman, Cara, dan Waktu) adalah keputusan yang harus kita ambil supaya kita boleh ada dalam rencana dan menggenapi apa yang Ia kehendaki dalam kehidupan kita.

Kata sepakat ini dapat kita wujudkan dalam kehidupan kita lewat PUJIAN. Pujian kepada Allah itu berarti berkata ya dan setuju dengan Allah, walaupun kita tidak mengerti apa yang sedang kita alami, tetapi iman kita berkata IF HE allow this things, I TRUST in HIM, I always raise my hand and say HALLELUJAH, he is GOOD

Senin, 11 Januari 2010

EXPANSION


The similars word:
Growth Pertumbuhan
Development Perkembangan
Increase Peningkatan
Extension Penambahan
Spreading out Menyebar ke luar
Opening out Membuka di luar

Kata yang berkaitan langsung dengan expansion adalah perubahan.
Dua hal dalam dunia ini yang kekal, yang pertama adalah firman Tuhan dan yang ke-dua adalah perubahan.
Perubahan merupakan suatu hal yang natural. Ada yang bersifat di sengaja ada juga yang bersifat tidak di sengaja.

Tema ini mengingatkan saya mengenai sebuah cerita dalam Alkitab mengenai, tiang awan dan tiang api. Di ceritakan bahwa kedua tiang itu selalu bergerak, dan pergerakan itu diikuti oleh bangsa Israel. Yang menjadi permasalahnnya adalah waktu pergerakan itu. Bisa berbicara menit, jam, hari, minggu atau bulan, dan jenis tempat tinggal mereka adalah jenis kemah
Pernahkah kita membayangkan kalau sistem bongkar pasang tenda itu melelahkan, apabila interval waktu pergerakan tiang itu sangat berdekatan.
Keengganan melakukan sebuah perubahan merupakan langkah awal menuju sebuah kegagalan pencapaian kemaksimalan dalam kehidupan kita.

Allah merindukan kehidupan kita maksimal sesuai dengan rencana Allah
Ada beberapa sikap yang perlu di kembangkan di sini

1. Head-up (Update relationship)
Arah pandangan kita harus selalu tertuju kepada ke-dua tiang tersebut. Dalam perjalanan kehidupan kita, mengarahkan pandangan kepada Yesus merupakan suatu kekuatan tersendiri, yang memampukan kita untuk melewati setiap rintangan di depan kita. Pada waktu daud menghadapi Goliath, dia menerapkan pola ini. Memakai “kacamata” ilahi dalam setiap situasi meminimizekan keletihan emosi dan rohani kita.

2. Heart-up (Teachable spirit)
Allah selalu berurusan dengan hati kita. Karena kehidupan kita berawal dari hati kita. Oleh karena itu relakan hati kita untuk dibentuk oleh Dia.
Pada waktu Allah berurusan dengan firaun, sebenarnya ini merupakan kesempatan yang luar biasa untuk mengenal yang Maha Tinggi, tetapi ia mengeraskan hatinya. Pada waktu sang Raja lahir, itu merupakan kesempatan emas bagi herodes mengenal sang Raja diatas segala Raja, tetapi ia bertindak sebaliknya. Berbeda dengan sida-sida di etopia, ia mengembangkan teachable spirit, hasilnya etopia mengenal Tuhan

- If you can use anything lord, You can use me……
- Grace mindset
- Let Your will be done, not my will

3. Hand-up (Praise and worship life style)
Praise and worship life style merupakan lahan/tanah yang subur dimana benih-benih firman dan janji Allah bertumbuh dan menghasilkan buah pada waktunya. Sukacita kita berasal dari suatu pengenalan akan siapa Allah di dalam diri kita, bahwa Dia adalah Allah yang setia akan perjanjianNya. LUAR BIASA. PRAISE Him coz He is faithful God

Senin, 21 Desember 2009

The Ideal Mentor Always...


1. Tells you the truth – even when it hurts.
One man who has been one of my mentors for almost 18 years especially stands out because of his honesty with me. Early in my ministry and marriage, he pulled me aside and explained to me that I was not very respectful to my wife in public. He explained that the ladies of the church would not honor me as a minister for this reason. At the time I was offended that he would tell me this as I thought I was very good to my wife. However, years later, I see where he was coming from. I’m grateful that he was bold enough and honest enough to talk to me about a sensitive subject. Honoring my wife and publicly showing her affection has not only given me respect among the other ladies of the church, but has also been a blessing to our marriage.
2. Shows a good example for you to follow.
The old cliché “Do as I say, not as I do.” Does not work in mentoring. A lifelong mentor should be someone who is a model of who you want to become. Everyone is a little bit like the people who have parented them. Part of a mentor’s role is to let the protégé watch them closely in the work that they do. One of my mentors would often times invite me to sit in on important meetings that I had no experience in. I would never say a word unless asked my input. I understood that I was there to observe and to learn. I watched my mentor closely to see how he handled fragile situations that I had no experience in. I would often ask myself how I would handle these often sensitive meetings, but would then watch my mentor expertly handle delicate subjects with Godly wisdom.
3. Sees you as family.
Mentoring someone is a life long commitment. Your best mentors are not people who are only a part of your life for a short amount of time. A mentor sees you as a son or daughter in the Gospel. Paul who mentored Timothy referred to him as his son. Anything less than a family level commitment may prove to be a surface only relationship between mentor and protégé. Often times, subjects discussed in a mentoring relationship are sensitive and personal. A protégé needs to know that he is going to someone who is a father figure who only has the protégé’s best interest in mind.
4. Shows himself/herself to be open and transparent with you.
A good mentor is someone who is not afraid to talk to those they mentor about their failures as well as their successes. My father would often say to me, “Don’t make the same mistakes that I have made.” This is a good reason for mentors to be open with their protégés. You may save that person a tremendous amount of pain and numerous mistakes by revealing to them the mistakes you yourself have made along the way.
5. Teaches
Personally I find it hard to explain to people how I do the things that I do well. Some things come naturally to me, but I find it hard to explain or articulate to others how or why I do what I do. As a mentor, it’s important for me to slow down and explain the process to those I mentor. It’s often times harder to explain the process than do it, but the protégé needs to be able to learn from the mentor’s giftedness.
6. Sees and believes in your potential.
You cannot effectively mentor another unless you see something in them that they may not see in themselves. You have to be someone who is capable of causing them to become someone better than who they currently are. If you look at that person and only see their shortcomings, then you may not be the best person to mentor them. When you mentor someone, you are investing a portion of your life into them. You will not want to invest that level of commitment in someone you do not see tremendous potential in. When I look at a person, I try hard to not see them as they are, but to see them as they can become. Honestly, I am often very critical of people at first. This is a problem I have identified in my own personality. However, through prayer and looking through the eyes of Jesus at people, I can see tremendous potential that I never would have seen with the natural eye.
7. Is someone who can help you bring your vision into a reality.
Thru the years, I have had many dreams and visions of God’s will for my life and ministry. My mentors have helped me understand my various burdens and help me keep in check which visions were possible and which ones were not. One mentor recently chuckled and told me there is no possible way to do all that I currently want to do for the Lord. He helped me understand that I need to pace myself and that God will give me the helps along the way to accomplish all I have a vision for. However, for the mean time, do only what I can humanly do.
8. Is open to learn from you.
Someone once told a joke that God was referring to Solomon when He said, “Ya, I made him so smart, he started to teach Me.” It is entirely possible that a protégé may eventually have something to bring to the table. As a person matures and develops, they may even surpass the wisdom and knowledge of their mentor in a given area. This is to be expected and hoped for. This is the purpose of mentoring, so that the next generation of leaders will have learned from the experiences of those they glean from. A mentor offers his protégé a tremendous gift when he allows that person to teach them something. This shows the protégé that he has graduated in a certain area. It also shows him that he is honored among those he honors.
By Rev. James Smith

De Basic

Lesson 1 - The Word Of Life - This lesson strikes at the very heart of one's consecration and commitment to Jesus Christ. It becomes the acid test of whether one is demonstrating the character of Christ and the fruit of the Spirit. It cannot help but alter one's behavior and attitude toward God, sin, and the world.
Lesson 2 - The Focus Of Fellowship - There are significant thoughts that John will raise throughout this lesson. There are certain tests that seek to prove us. John not only develops this idea of a test proving us but he also determines that those who fail the test are not in the Church. Lesson 3 - The Focus Of Truth - Once one becomes confident in the power of the Word and the work of the Spirit, this confidence produces a passion that translates into a dogma. This confidence gives boldness of speech that will assist us in reaching our world for the cause of Christ. Lesson 4 - The Right Attitude Toward Sin - A tendency in one's heart to dismiss sin or to look lightly upon it clearly demonstrates a very low view of God and His high call to holiness. A willingness to openly confess and declare that the heart is deceitfully wicked allows the process of repentance to begin.
Lesson 5 - Confession And Repentance Of Sin - Not only is repentance a necessity for salvation, it is also to be an ongoing aspect in the life of a saint. It must become a habitual and conscious act that bolsters our walk with God.
Lesson 6 - The Devine Defense Attorney - One of the most powerful discoveries and weapons a saint of God has is the understanding that his sin has been totally forgiven. The great value of the Gospel is that forgiveness of sin can come to our lives through the work of Calvary.
Lesson 7 - The Destruction Of Doubt By Obedience - A person can know beyond the shadow of a doubt the absolute certainty of salvation. "And hereby we do know that we know him, if we keep his commandments."
Lesson 8 - An Old But New Commandment - The saint of God may know and understand the certainty of eternal life. There is an obvious reward that comes from knowing that eternal life belongs to him which is so that his "joy may be full".
Lesson 9 - The Discipline Of Spiritual Growth - One of the most important tasks in the life of a saint of God is to have true spiritual growth. In this lesson John is laying out a natural progression which occurs in the life of all who have been filled with the Spirit.
Lesson 10 - The Love That God Hates - With an understanding that there is a perfect love of God, then one must explore the other end of the spectrum and see that there are some things that God also hates.
Lesson 11 - Why A Saint Cannot Love The World - Gently and slowly it seeks its way into the heart, and hardens it day by day. This is backsliding. Sin permitted, the heart gradually hardened, unbelief taking his place, and then, departure from the living God.
Lesson 12 - The Cardiology Of Worldliness - This matrix of evil is how the devil and his demons have entire control over all sinners who are part of the kingdom of the world.
Lesson 13 - The Saint And The Spirit Of Antichrist - John is writing and stating that this spirit of antichrist is one that is against Jesus Christ and His church.
Lesson 14 - The Marks Of The Saint And The Marks of the Defector - Some came in but time proved that the Spirit was only allowed to have a limited impact in their life. While a conversion took place, perseverance never entered and the journey was forsaken.
Lesson 15 - The Power Of Hope - Every child of God can have complete confidence in their relationship with God. Confidence comes from the hope that is in him which leads to a walk in godliness and holiness.
Lesson 16 - How Hope Purifies - Purification gives rise to thoughts of holiness and sanctification. John tells us that doctrine matters because it influences our thinking which affects the way we live our lives.
Lesson 17 - What The Devil Does Not Want You To Know About Hope. - When one delves into this thought of hope, there are some characteristics about hope that the devil does not want a saint to be aware of.

Senin, 02 November 2009

Worship


bulan ini temanya worship. berbicara tentang worship, rhema yang saya dapat adalah mengenai hubungan intim dengan Yesus, Tuhan dan Allah kita. suatu panggilan tertinggi dalam kehidupan kita. Yohanes dalam suratnya di pasal ke-15, di jelaskan di sana bahwa keintiman kita dengan Yesus menghasilkan buah. Buah mengandung implikasi bahwa seseorang/sesuatu (pohon, hewan ataupun organisasi) itu produktif.

Berarti bulan ini, adalah bulan produktifitas di dalam semua area kita.

ada beberapa hal yang perlu kita ketahui mengenai hal ini.

1. Allah merancangnya plus mendesain kita untuk hidup produktif ini (kej. 1)

2. Allah menaruh benih yang terbaik dalam kehidupan kita (benih ilahi). benih ilahi ini adalah sumber hikmat, kuasa, kasih. Sebab benih itu adalah Roh Kudus, yang Ia berikan untuk tinggal dalam hati orang percaya.

dua kebenaran di atas memberikan kita kepastian bahwa di dalam Dialah, di dalam Yesuslah, produktifitas itu dialami dan di rasakan.

sebab itu, dikatakan bahwa du luar Aku (Yesus), engkau tidak dapat berbuat apa-apa.

mungkin kita bisa berbuat sesuatu, tetapi tidak ada nilai kekekalannya.

manusia bisa memberikan dua jempolnya, tetapi dalam pandangan surgawi, it's nothing.....

bulan november..berjalanlah menggenapi destiny kita, bekerja sama dengan Dia...kita akan mengalami dan merasakan hidup yang BERBUAH..

Kamis, 22 Oktober 2009

R E A D I N E S S


Banyak terjemahan mengenai readiness. Ada yang menterjemahkan berjaga-jaga, ada juga yang menterjemahkan siap sedia, ada juga yang menterjemahkan “makanan kali ye..?”
Memasuki bulan ini, saya terinspirasi dengan gambar ilustrasi yang digunakan, yaitu sebuah bejana. Sebuah alat yang siap digunakan. J.I Packer, mengatakan “Allah akan memberikan karunia-karuniaNya apabila Ia menemukan bejana-bejana yang kosong dan layak untuk menerima itu. Dua kata yang digunakan yaitu kosong dan layak/siap.
Kata kosong di sini mengandung pengertian suatu kerinduan, kualitas hati yang mengharapkan sesuatu dari Tuhan
Permintaan pertama, pastilah dengan mudah kita lewati, walaupun di sana ada ujian/ seleksi motivasi, tetapi untuk permintaan yang ke-dua…..
Layak atau siap…..
Kata ini identik dengan proses dan waktu.
Kata layak merupakan kata yang didapatkan bukan pada”step” pertama, bahasa lainnya kata ini di dapat setelah melalui serangkaian proses yang panjang..
Saya yakin dan percaya proses ini sesuai dengan “paket” kita masing-masing. Goal menentukan “kualitas” dan “kuantitas” ujian yang akan kita hadapi…..FACE it…or you’ll loose it…it’s opportunity to see and learn how awesome our God.
Untuk yang ke-dua adalah waktu. Kembali di sini yang menentukan kapan itu berakhir (proses) dan kapan kita di “pake” adalah Yesus, Tuhan Allah kita.
Dalam perjalanan kehidupan kita, kerapkali kita menggunakan waktu kita pribadi dengan “ kamus” kita pribadi mengenai arti “urgen”….
Bahayanya adalah kita mendahului agenda Allah…..waduh kacau dan….#@#@#@# (artinya …kematian). Kematian disini bukan hanya fisik tetapi rohani dan jiwa kita juga…waduh pokoknya complex…..bro..en sist….
Oleh karena itu stay tune aja dengan Dia pribadi dan keluargaNya (komsel dan DEWASA MUDA LP)…stay in touch lah

Kamis, 08 Oktober 2009

DISCIPLE


Di sebuah pintu seorang anak bernama Alexa tertulis:"I want to grow as a disciple, so to the best of my ability I will...:

D : evelop loving obidience (Matthew 28:19-20)

I : nvite others believers into friendships (Hebrews 10:24-25)S : tudy the Bible (2 Timothy 3:16-17)

C : onsistenly make good choices (Eph 4:1)

I : mpact otrhers with my faith story (Col 4:5-6)P : ray regularly - and specifically (Matthew 7:7)

L : earn to stay strong (Eph 6:19)

E : xperience the adventure of following Jesus - forever (Gal 5:25)How 'bout us?Who is disciple that Jesus mean?

Rabu, 23 September 2009

S E C U R E


Tim Elmore menuliskan bagaimana kita memberikan KEAMANAN dalam keluarga kita

S : Spend, Luangkan waktu bersama
E : Express, Ekpresikan pikiran dan ide-ide positif
C : Consistently, Disiplin yang tidak berubah-ubah
U : Unite, Bersatu pada masa-masa sulit atau krisis
R : Recognize, Kenali nilai dari setiap anggota keluarga
E : Encourage, Berikan dorongan setiap hari

marilah kita melakukannya

Rabu, 02 September 2009

J O Y


Sebab kerajaan Allah bukan berbicara makanan dan minuman tetapi sukacita, damai sejahtera dan kebenaran. 3 produk ini berusaha di duplikat oleh dunia. Namanya aja barang tiruan, luarnya aja sama, tapi kalo berbicara kualitas alias mutu penyesalan adalah suatu hal yang pasti dijanjikan oleh duplikasi.
Nah bulan ini bertemakan JOY. Ezra, 1:1 di sana dikatakan pada tahun pertama zaman Koresh, raja negeri Persia, Tuhan menggerakkan hati Koresh, raja Persia itu untuk menggenapi firman yang di ucapkan oleh Yeremia.
Ini adalah hal yang tidak masuk akal. Allah menggunakan “benda” asing. Raja negeri Persia untuk menggenapi firmanNya. Bagi beberapa orang ini, tidak masuk akal karena mereka hanya berpikiran Allah yang akan memakai orang atau suku atau bangsa tertentu saja (Israel)……TIDAK demikian. Lewat hal ini, dapat kita lihat Kedahsyatan kuasa Allah, dimana tidak ada sesuatu apapun yang menjadi batasan bagi Allah berkerja menggenapi firmanNya. Hati raja-raja ada di tangan Allah.
Kerapkali ketidak percayaan kita yang menjadi penghalang kita melihat penggenapan janji Tuhan. Birokrasi yang rumit made in kita yang menghalangi kuasa Allah bekerja dalam dan melalui kita.
Dalam bulan ini, kita melihat karya Allah yang menembus ratio en pelanalaran kita membawa kita menikmati sukacita di dalam Dia.
Selamat menikmati Firman.

Rabu, 22 Juli 2009

Hari yang ke-tiga

Berkaitan dengan proses, ada beberapa hal yang sering kita lakukan. Ada yang memandang proses itu seperti binatang buas, baru pertama ketemu langsung lari. Ada juga kesan pertama menerima, tetapi di tengah-tengah perjalanan, mereka lari dari proses. tetapi juga ada yang bertahan dan menang dalam proses itu.
ada beberapa orang yang start di hari pertama dengan tenaga yang fresh (100 %), tetapi di hari yang ke-tiga, mereka mulai kehabisan tenaga.
Jarak pandang mereka mulai tidak tajam, sehingga mempengaruhi pengharapan mereka sekaligus menggerogoti tenaga mereka.
Di hari yang ke-tiga ini, apa yang membuat anda 3 L (Letih, Lesu en Loyo).
Coba list faktor-faktor itu.....
Pada hari pertama dan ke-dua merupakan masa-masa menyesakkan bagi para murid. pengharapan mereka luntur, kegairahan mereka memudar, semangat mereka padam. Dan pada hari yang ke-tiga.......
Bagi para murid, hari ke-tiga menambah panjang penderitaan mereka. Mungkin ada di antara mereka tidak tahan dan mau lari dari proses yang terjadi.
mungkin ada yang berdoa, jangan ada hari yang ke-tiga....
tetapi bagi Allah, hari yang ke-tiga, merupakan hari yang di tunggu-tunggu.
DIA BANGKIT....sang Firman bangkit.....dan itu menjawab semua kebutuhan mereka.
My bro en sist....tetap dalam firman, jangan lari dari proses yang sedang kita hadapi, mungkin sekarang adalah hari ke-tiga itu (firman bangkit, firman menjadi kenyataan, janji-janji Tuhan tergenapi, sudden fulfilment, Yours day), mungkin besok, mungkin lusa......yang pasti janji Tuhan ya..dan amin.